Indikasi Orang Beriman
Tentu sudah menjadi kewajiban seorang khatib di mimbar-mimbar masjid untuk berwasiat dan berpesan sekaligus mengajak kepada para jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah subhanahu Wa ta'ala.
Salah satu indikasi seseorang dikatakan bertakwa apabila dia beriman lebih dahulu kepada Allah subhanahu Wa ta'ala. Kemudian, seseorang akan dikatakan beriman bila dia memenuhi indikator-indikator yang menyebabkan dia menjadi seorang beriman maka dalam hal ini Allah berfirman di dalam Alquran surah Ali Imron ayat 31
قل ان كنتم تحبون الله فاتبعوني يحببكم الله ويغفر لكم ذنوبكم والله غفور رحيم
قل ان كنتم تحبون الله فاتبعوني يحببكم الله ويغفر لكم ذنوبكم والله غفور رحيم
Artinya: katakanlah Muhammad, jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosa mu sesungguhnya Allah maha pengampun, maha penyayang.
Ayat di atas menjelaskan kepada kita diantara indikator orang beriman yaitu;
Pertama; محبه
Salah satu wujud nyata keimanan seseorang yaitu dengan menghadirkan rasa kecintaannya kepada Allah subhanahu Wa ta'ala. Lalu bagaimana mencintai Allah subhanahu Wa ta'ala.?
Cara mencintai Allah yaitu dengan membaca dan mengamalkan firmannya (Al-Quran) serta mengikuti petunjuk yang dibawa oleh orang yang turun bersama nya Alquran yaitu Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.
Salah satu wujud nyata keimanan seseorang yaitu dengan menghadirkan rasa kecintaannya kepada Allah subhanahu Wa ta'ala. Lalu bagaimana mencintai Allah subhanahu Wa ta'ala.?
Cara mencintai Allah yaitu dengan membaca dan mengamalkan firmannya (Al-Quran) serta mengikuti petunjuk yang dibawa oleh orang yang turun bersama nya Alquran yaitu Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.
Kedua: مقرب
Indikator kedua seseorang dikatakan beriman apabila dia senantiasa mendekatkan dirinya kepada Allah subhanahu wa ta'ala dengan senantiasa menjalankan perintah-perintah di dalam Alquran serta menjauhi larangan-larangannya sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Indikator kedua seseorang dikatakan beriman apabila dia senantiasa mendekatkan dirinya kepada Allah subhanahu wa ta'ala dengan senantiasa menjalankan perintah-perintah di dalam Alquran serta menjauhi larangan-larangannya sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Ketiga: مو حسبه
Indikator ketiga seseorang dikatakan beriman kepada Allah yaitu senantiasa untuk muhasabah (melakukan evaluasi diri), jika ada yang belum sempurna ditunaikan maka segera untuk melakukan pembenahan agar kekurangan yang terjadi bisa untuk diperbaiki dan ditingkatkan.
Indikator ketiga seseorang dikatakan beriman kepada Allah yaitu senantiasa untuk muhasabah (melakukan evaluasi diri), jika ada yang belum sempurna ditunaikan maka segera untuk melakukan pembenahan agar kekurangan yang terjadi bisa untuk diperbaiki dan ditingkatkan.
Jika 3 indikator di atas dapat ditunaikan dengan baik dan sempurna maka keimanan akan bersemayam di dalam diri dan jiwa seseorang kemudian keimanan itulah yang nantinya akan menghantarkan seseorang untuk meraih predikat taqwa di sisi Allah subhanahu Wa ta'ala.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar