STOP NORMALISASI HAL NYElENEH
Ada saja fenomena yang muncul menjelang natal dan tahun baru, seperti yang belakangan ini sedang viral di media sosial Seorang mahasiswi Muslim di Ruteng tergabung dalam anggota KOOR pada perayaan natal tgl 25 Desember mendatang. Fenomena ini menimbulkan dua reaksi yang berbeda dikalangan umat Islam, sebagian mendukung sikap mahasiswi tersebut dengan alasan toleransi beragama sementara sebagian yang lain mengingkari perbuatan tersebut karena bertentangan dengan ajaran dan nilai-nilai keIslaman. Dari dua bentuk reaksi diatas menunjukkan ciri khas keislaman seseorang, orang yang kuat secara iman dan hukum Allah sebagai pedoman dalam hidupnya ia akan mengatakan perbuatan tersebut sebagai pengingkaran terhadap hukum Allah karena Allah sudah menyatakan secara jelas dan terang didalam Al-Quran "لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ) " "Bagimu agamamu dan bagiku agamaku" Ayat ini mengajarkan prinsip toleransi agama, batasan keyakinan, dan kebebasan beribadah, menegaskan bahwa...