PENTINGNYA MENJAGA KEHARMONISAN KELUARGA

Mustarianje71873

MTR COM. Keluarga merupakan sesuatu yang sangat berharga dalam kehidupan seorang anak, dengan begitu berharganya sehingga keluarga tidak dapat ditukur dengan harta.  Keberadaan suatu Keluarga menjadi titik sentral dalam menentukan karakrer dan masa depan seorang anak.

Lingkungan keluarga yang aman akan menjadikan nasib seorang anak akan menjadi lebih baik karena merasakan kasih sayang secara penuh dari orang tuanya, hal ini akan menjadikan psikomotorik seorang anak dapat berkembang secara baik. Namun bila sebaliknya,  jika seorang anak tumbuh dan berkembang dalam lingkungan keluarga yang tidak terdapat ketenangan dan kasih sayang didalamnya maka, akan berdampak buruk bagi pertumbuhan dan perkembangan psikomotorik anak akan terganggu.

Keluarga memiliki peran yang besar dalam proses tumbuh dan kembangnya seorang anak. Sehingga, itulah pentingnya menjaga keharmonisan dalam Keluarga, sebab hal ini akan berpengaruh pada masa depan dari seorang anak.

Keluarga terbagi menjadi dua, ada keluarga besar dan keluarga inti. Keluarga besar meliputi orang-orang yang ada disekitar kita yang masih memiliki hubungan darah secara garis keturunan, sehingga yang dimaksudkan  dengan keluarga besar yaitu gabungan dari beberapa anggota keluarga yang masih satu garis silsilah keturunan.  

Sedangakan keluarga inti adalah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. Hubungan ketiganya dalam keluarga saling membutuhkan dan saling melengkapi antara satu dengan yang lainya. Dalam suatu keluarga inti, ayah berperan sebagai pemimpin  bagi istri dan anak-anaknya. maka, tugas dan tanggung jawab seorang ayah adalah memenuhi nafkah untuk keluarga. Ibu sebagai  wakilnya ayah yang pengatur urusan dalam keluarga sekaligus perperan sebagai guru bagi anak anaknya. Demikian dengan anak, anak sebagian harta yang berharga bagi orang tuanya yang nantinya akan menjadi penerus garis keturunan.

Dari kedua jenis keluarga diatas,  maka antara satu dengan yang lainya memiliki kedekatan secara emosional sehingga keharmanonisan dalam keluarga akan terjaga apabila hubungan emosional ini dirawat secara baik. 

Oleh karena itu, dalam menentukan masa depan bagi seorang anak memerlukan sokongan dari keluarga untuk mensuport semangat anak dalam meraih cita citanya. 

Kebahagiaan dalam keluarga menjadi impian semua orang disaat ini,  maka perlu adanya keharminisan hubungan dalam keluarga antara satu dengan yang lainnya. Keharmonisan dalam keluarga dapat diproleh apabila satu dengan yang lainnya mampu untuk saling memahami serta perlunya menyamakan frekuensi dalam mengapai tujuan keluarga.

Namun demikian, suatu keluarga tidak luput yang namanya kesalapahaman antara satu dengan yang lainnya lebih-lebih pada keluarga yang memiliki banyak anggota,  sehingga dari setiap kepala memiliki cara pandang yang berbeda dalam menyikapi sesuatu mulai dari hal yang paling kecil sampai pada hal yang paling besar. 

Perbedaan cara pandang ini sering melahirkan konflik antara anggota dalam suatu keluarga dan hal ini akan membesar apabila tidak disikapi dengan baik dan bijak terhadap suatu perbedaan. Jika hal ini terjadi maka, hendaklah para pengambil kebijakan dalam keluarga tersebut untuk mecari jalan keluarnya sebelum konflik keluarga ini meluas. Apabila tidak di segerakan maka lambat atau cepat keluarga itu berantak.

Apabila suatu hubungan keluarga sampai pada titik ini maka akan terjadi penelantaran dimana-mana sehingga yang menjadi korbannya adalah anak anak, jika konflik keluarga itu bermula dari ayah dan ibu atau suami dan istri.

Banyaknya kasus dalam keluarga yang tidak dapat diatasi hingga pada tahap penceraian antara suami dan istri. Kasus penceraian sendiri ada banyak pemicunya namun satu diantaranya yang sangat familiar terjadi adalah hadirnya pihak ketiga dalam keluarga. hadirnya pihak ketiga ini bentuk dari penghianatan terhadap pasangan baik istri maupun suami.

Kehadiran pihak ketiga berawal dari ketidak harmonisan hubungan antara suami dan istri dalam suatu keluarga,  karena tidak lagi menemukan keharmonisan maka merekapun mencari keharmanonisan dengan orang lain,  namun hal ini bukanlah sebuah solusi justru menimbulkan pertengkaran yang hebat dan bahkan berujung pada tingkat pemisahan (cerai). 

Maka,  orang yang dirugikan dalam hal ini adalah anak. Anak tidak terawat dan ditelantarkan karena tidak diperhatikan oleh kedua orang tuanya akibat dari pertengkaran hingga menyisakan dendam dari keduanya yang berimbas pada kelangsungan hidup dan masa depan seorang anak. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STOP NORMALISASI HAL NYElENEH

TANTANGAN DIMASA MUDA