Keistimewaan bulan ramadhan
![]() |
| mustarianje71873@gmail.com |
Bulan ramadhan adalah bulan yang paling mulia didalam islam. kemulian bulan ramadhan disebabkan oleh berbagai macam bentuk keistimewaan yang terdapat didalamnya.
dikabulkannya segala doa, diampuni segala dosa, dilipat gandakanya pahala, ditutupnya pintu neraka dibukanya pintu surga dan setan setan dibelenggu.
Ibadah puasa tidak hanya menahan diri dari rasa haus dan lapar tetapi lebih dari itu, ibadah puasa akan menyelamatkan kita dari segala bentuk dosa dan maksiat.
Selain itu, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum daripada bau minyak kasturi. Ini sesuai dengan hadis:
“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman: “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151).
Sehingga, menjadikan bulan ramadhan sebagai madrasah bagi umat islam untuk bermuhasabah diri dari segala bentuk kelalaian dari mengingat allah.
Ada 3 pelajaran penting yang harus kita dapat dibulan suci ramadhan sebagai bekal untuk kita bawa ketika setelah bulan ramadhan nantinya
1. Mukarrabu
Mersasa setiap saat berada dalam pengawasan allah, sehingga tidak ada keburukan yang luput dari pantauan allah. Karena Merasa selalu diawasi sehingga termotivasi untuk senantiasi melakukan kebaikan, Rasulullah SAW bersabda:
"Bertakwalah kepada Allah di mana saja kamu berada, iringilah keburukan dengan kebaikan, niscaya ia akan menghapusnya, dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik."
(HR. At- Tirmidzi dengan derajat Hasan)
2. Takarrabu
Ketika telah ada persaan bahwa kita senantiasa dalam pengawasan allah dimanapun kita berada. Maka, hal selanjutnya adalah mendekatkan diri kepada allah.
Implementasi dari bukti nyata mendekatkan diri kita kepada allah adalah dengan senantiasa menunaikan segala bentuk kewajiban salah satunya dengan menunaikan ibadah puasa dengan penuh keihlasan sebagai syarat diterimanya suatu amalan Yang dikerjakan.
3. Amantubillah
Senantiasa untuk beriman kepada allah, menyakini dengan sepenuh hati atas kekuasan dan kebesaran allah. Bahwa Segala bentuk amal perbuatan yang kita kerjakan akan mendapatkan balasanya disisi allah.

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus