Mojokerto, jawa timur
Tadabbur Alam
Mengisi waktu libur di hari sabtu dan ahad, saya bersama rombongan menuju mojokerta. Mengunjungi salah satu lokasi wisata alam yang ada di sana tepatnya di bukit mbolang.
kami berangakat dari kampus sekitar pukul 09: 20 pagi dengan menggunakan tiga kendaraan, dua diantaranya adalah sepeda motor dan satu mobil daihatsu.
Kami tiba di tempat tujuan, "bukit mbolang" pada pukul 12:00 wib. Perjalanan yang cukup melelahkan, dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam 40 menit ditambah lagi dengan terik matahari yang menyengat.
Saat kami memasuki area wisata bukit mbolang, kami disuguhkan dengan pemandangan yang indah ditambah lagi dengan hawa sejuk dan dingin dari rimbunan hutan mahoni yang memenuhi area bukit mbolang.
Keringat yang membasahi badan secara berlahan mengering oleh tiupan angin yang sepoi-poi datang dari balik ribuan pohon mahoni yang tumbuh area ini.
Kegiatan ini dalam rangka mentadabur alam, sekaligus momentum untuk merefreshkan tenaga dan pikiran setelah melewati 2 bulan terahir dipenuhi dengan kesibukan menyelesaikan tugas proposal skripsi yang baru saja sehari sebelumnya di ujiankan.
Tadabur alam ini juga merupakan bagaian dari agenda halaqoh manhaj, yang di ikuti oleh sembilan mahasiswa dibawah bimbingan murobbi, Ustad Ulil Mumtazam M.Pdi.
Di antara mahasiswa halaqoh manhaj yang ikut dalam kegiatan ini adalah: mustari, farizdal hamdi, abdullah lewar, rahmat, habibullah, dzulfikri, marlan toibah, sarbani dan andi yasbahun.
Semuanya mahasiswa semester VII Program tahasus, Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al-hakim surabaya.
Harapan dari kegiatan ini yakni, agar semua peserta halaqoh manhaj tidak hanya memahami tentang ayat ayat allah yang besifat qauliyah dalam bentuk firman allah dalam al-qur'an tetapi juga bisa memahami betapa besarnya nikmat allah yang diberikan kepada hambanya dalam ayat ayat kauniyah berupa keindahan alam semesta termasuk taman wisata bukit mbolang. (mustari)
Teruslah menggoreskan tinta mu sodara. Sampai tak ada lagi lembaran yang mau di goreskan.
BalasHapusSembari berbenah di alam pengembaraan aksara, jangan pernah rapuh apalagi parah.
#Salam Literasi
Bang Dulleh
Menarik dan menularkan arti kebersamaan, bukan hanya bercerita tentang kebersamaan tapi juga keindahan alam' bumi Pertiwi.
BalasHapusMenginspirasi kita. Dan berbagi pengalaman kepada sekitarnya...
Habib Bahar Al bullah