Pangkal dari kesuksesan


 Tugas membuat bisnis plain

Manusia pada umumnya memiliki naluri untuk meraih sukses dalam hidupnya. Seorang mahasiswa misalnya, dia akan berusaha dan belajar lebih giat untuk menjadi seorang sarjana. gelar sarjanah bagi mahsiswa merupakan suatu kebanggaan tersendiri, kerana dengan memproleh gelar tersebut berarti dia telah  sukses dalam meraih  impiannya selama proses pembelajaran selama 4 tahun.

Dengan begitu, seorang yang telah selesai menempuh masa pendidikan diharapkan bisa memberikan manfaat yang posistif bagi  karinya maupun pada masyarakat, bangsa dan negara.

Kendati demikian, apakah seorang mahasiswa yang telah menempuh pendidikan dan menyandang gelar sarjana dapat dikatakan sebagai seorang yang sukses.?

Dari hemat penulis beranggapan bahwa, kesuksesan bukan pada gelar yang diproleh melainkan kesuksesan itu di lihat dari besarnya pengorbanan dalam mengikuti proses untuk memproleh gelar sarjana tersebut.

Maka hal penting yang dinilai oleh penulis adalah kejujuran. Kejujuran dapat dikatakan sebagai pangkal dari sebuah kesuksesan yang hakiki. Sebab, untuk melahirkan sebuah kemajuan yang lebih baik kedepanya itu harus dengan kejujuran.

Dasar pemikiran penulis mengatakan, kesuksesan itu bukan pada gelar yang di proleh melainkan pada pengorbanan selama mengikuti proses. Karena secara umum, definisi kesuksesan adalah apabila berhasil memberikan dampak positif pada lingkungan sekitar.

Jika belajar itu adalah proses inpuntnya maka, pengabdian sebagai output nya. jika inputnya dilakukan dengan penuh kejujuran tentu hasil outpunya akan melahirkan suatu karya yang positif bagi orang lain dan lingkungan sekitar.

Dampak dari kejujuran akan sangat terasa dimasyarakat, apabila selama pengabdian bisa melakukan transformasi nilai dengan baik kepada masyarakat dan lingkungan sekitar. Transformasi nilai yang baik dapat di lihat dari sinkronnya antara ucapan dan perbuatan.

Hal ini tentu akan mudah, apabila yang di ucapkan beradasarkan ilmu yang telah dipelajari. Sehingga disinilah letak perbedaan antara orang yang menggunakan kejujuran atau kebohongan dalam memproleh gelar sarjananya.

Terutama di era digital saat ini, pemalsuan ijazah dan gelar sangat mudah dilakukan, tentu dampak dari hal semacam itu akan menrunnya kualitas sumber daya manusia di masyarakat. Faktor yang melatarbelakangi pemalsuan gelar dan ijazah itu beragam alasan, namun hal yang paling menonjol yang terjadi karena ingin mendapat pekerjaan.

Hal semacam itu, kita tidak ingin terjadi pada generasi kita. Kita harus berkomitmen untuk tetap mengikuti proses, menikmati sukses dari hasil usaha dan kerja keras sendiri.

Komentar

  1. Kalau hanya bermodalkan kejujuran untuk mencapai kesuksesan,maka tidak harus menjadi mahasiswa sebagai jalannya. Tapi harus dgn iman.
    Kalau hanya bermodalkan pengorbanan sebagai jalan untuk sukses,maka belum tentu jg,Krn banyak yang berkorban tp banyak jg yg ga sukses. Tapi untuk mencapai kesuksesan yang hakiki, kembali kan semuanya kepada agama dan ajaran agama. Itu kuncinya....

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

STOP NORMALISASI HAL NYElENEH

TANTANGAN DIMASA MUDA