Menyikapi isu kekerasan taliban diafganistan yang beredar luas dimasyarakat indonesia

Isu tetang taliban di indonesia menjadi berita yang sangat sensitif dikalangan masyarakat.

Bagaimana tidak..! Isu taliban selalu dikait kaitkan dengan terorisme yang identik dengan kekerasan dan pembunuhan.

Menyikapi isu kekerasan taliban di afganistan yang tersebar luas di media sosial yang ada di  Indonesia. Lembaga Dakwah Kampus Sekolah Tinggi Agama Islama Luqman Al-hakim surabaya (LDK STAIL).

Menggelarkan diskusi, menggali lebih jauh tentang apa yang sebanarnya terjadi di afganistan saat ini.

Dari hasil penjelasan yang di sampaikan oleh ustad dwi agus widodo M.Pd selaku narasumber dalam acara diskusi ini bahwa apa yang diberitakan di indonesia tentang taliban di Afganistan itu tidak terlepas dari kekwatiran Amerika, jika Taliban kembali berkuasa di Aganistan, justru akan menjadi bumerang bangkitnya kembali khilafah islam.

Atas dasar rasa takut dan kwatir itulah, sehingga Amerika menyebarkan sebuah freming yang seolah-olah taliban bertindak kasar, bengis dan kejam serta menghapuskan hak-hak prempuan di Afganistan.

Kemenangan taliban dipicu oleh beberpa faktor, berdasarkan keterangan dari Doug Lute 2021 seorang pensiunan tentara Amerika  dan penasehat taliban, kemenangan taliban tidak terlepas dari mental, sikap serta kempemimpinan yang diterapkan oleh taliban.

Walaupun yang dilakukan oleh taliban tidak sepenuhnya benar. Justru kesalahan-kealahan kecil  itu yang dimanfaatkan oleh negara-negara anti islam untuk terus menggorengkan isu-isu miring agar umat muslim didunia tidak termotivasi dengan kemanangan taliban di Afganistan.

Karena dunia barat tidak ridho jika umat islam kembali berjaya seperti pada zaman khilafah utsmani dahulu.

Hal itu senada dengan firman allah dalam al-qur'an "dia orang yahudi dan nasrani tidak akan rela kepadamu sebelum engakau mengikuti agama mereka. Katakanlah, sesungguhnya petunjuk allah itu petunjuk yang sebenarnya. (Q.s al-baqarah (2) : 120)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STOP NORMALISASI HAL NYElENEH

TANTANGAN DIMASA MUDA